"Kak Onik, lihat deh!" kata Nonix, adikku, seraya menarik tanganku menuju ke depan televisi.
"Ganteng ya, Kak... suaranya bagus lagi," katanya lagi.
“Iya, aku udah tahu...” jawabku.
Usah kau bilang cinta
Bila kau tak yakin bersamaku
Bilang saja kau jenuh
Bilang saja kau bosan
Lalu kau punya satu kata
‘tuk meninggalkanku
Sepenggal syair lagu itu terdengar di telingaku.
"Kak, boleh nggak klo besok pas aku ultah, manggil dia untuk nyanyi di pestaku?" kata Nonix mengejutkanku.
"Eh, yang bener aja, mana mungkin???" jawabku. Kulihat Nonix cemberut, bibirnya yang biasa tersenyum kini manyun.
"Lagian gimana caranya aku menghubungi dia?" tanyaku.
Nonix terus menatapku seakan memohon. Huh! Benar-benar permintaan yang nggak masuk diakal! pikirku.
Aku buka internet, lalu kuketikkan google.co.id, kucari di
Di saat aku mencari ide, di mana aku bisa menemukan alamat Chris agar aku bisa menghubunginya, samar-samar kudengar, Nonix memutar lagu Chris di kamarnya.
Setelah tubuhku tercabik-cabik oleh rindu
Apakah engkau melihat aku
Apakah engkau menatap aku
Tunggu! Syair itu tak asing di telingaku, aku terus mencoba mendengarkannya, berharap bisa mengingatnya....
Ya, ampun... itu
Aku tersenyum geli menyadarinya, langsung saja aku buka YMku, dan ku onlinekan ke kudo_christian...
Kutuliskan di
Shinichi, bisa minta tolong nggak? Ntar tanggal 12 Desember, nyanyi di ultah adikku, please dateng ya... kamu adalah idolanya.. :)
Lalu kubaca balasan darinya...
Saia akan usahakan datang, ahak..ahak...ahak...
Met Ultah Shinichi, dari Onik dan Nonix.
makasiy, onik dan nonix
ReplyDeletehehehe
amin buat doana